beranda

Senin, 25 November 2013

Budget biaya penjualan

  1. PENGERTIAN BUDGET BIAYA PENJUALAN
Budget biaya penjualan (Selling Expenses Budget) ialah budget yang merencanaan secara lebih terperinci tentang biaya-biaya yang terjadi serta terdapat di dalam lingkungan bagian penjualan, serta biaya-biaya lain yang berhubungan dengan kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian penjualan, yang di dalamnya meliputi rencana tentang jenis biaya penjualan, jumlah biaya penjualan dan waktu biaya penjualan tersebut terjadi dan dibebankan, yang masing-masing dikaitkan dengan tempat (departemen) dimana biaya penjualan tersebut terjadi.
Beberapa bagian (departemen) yang biasanya dipergunakan oleh perusahaan, antara lain:
1.      Bagian promosi
Yang menangani urusan kegiatan promosi, baik dengan periklanan (advertising),promosi penjualan (sales promotion), kontak penjualan pribadi (personal selling) maupun dengan publisitas (publicity). Pembuatan iklan di perusahaan kecil sering ditangani oleh orang di departemen pemasaran atau penjualan yang bekerjasama dengan biro iklan, sedangkan perusahaan besar sering membentuk departemen periklanannya sendiri (M.Suyanto,2005)
2.      Bagian transaksi
Yang menangani urusan transaksi dengan para pembeli atau pelanggan.
3.      Bagian Ekspedisi (transportasi)
Yang menanggani urusan pengiriman barang-barang yang terjual ke tempat pembeli
4.      Bagian Purna Jual
Yang menangani urusan pelayanan purna jual
5.      Bagian Pengembangan dan Penelitian Pasar

Yang menangani urusan penelitian-penelitian pasar, baik penelitian kualitatif maupun penelitian kuantitatif, untuk kepentingan peningkatan penjuala

Sumber :
Wahyuni, Fitriya. 2011. Marketing Communication. Depok : Litbang Markom

Saluran komunikasi personal

Saluran Komunikasi Personal

Secara garis besar, saluran komunikasi dibagi 2, yaitu personal dan non-personal. Saluran komunikasi personal meliputi dua orang atau lebih yang berkomunikasi langsung secara tatap muka antara pembicara dengan audiensnya, mengunakan telepon ataupun e-mail. Komunikasi personal dapat lebih efektif dengan adanya peluang untuk mengindividualisasikan penyampaian pesan dan umpan baliknya.
Pembedaan lebih lanjut dapat diterapkan pada saluran komunikasi pendukung, pakar, dan sosial. Saluran pendukung terdiri dari wiraniaga yang menghubungi pembeli pada pasar yang dibidik. Saluran pakar mencakup para ahli independen yang membuat pernyataan dan ditujukan kepada calon pembeli. Saluran sosial meliputi, tetangga, teman, anggota keluarga dan kenalan yang berkomunikasi dengan pembeli sasaran. Banyak orang bersedia mencoba produk baru karena faktor pertemanan ataupun kerabat.
Pengaruh personal sangat menentukan khususnya bila produknya sangat mahal, jarang dibeli, dan beresiko. Pembeli cenderung mencari informasi secara aktif. Situasi laiinya yaitu kalau produk nya terkait dengan masalah selera atau status pemakai. Pembeli akan berkonsultasi dahulu untuk menghindari rasa malu.

Sumber :
Wahyuni, Fitriya. 2011. Marketing Communication. Depok : Litbang Markom

Pemasaran dan Komunikasi

 PEMASARAN DAN KOMUNIKASI

Yang dimaksud dengan pemasaran yaitu sekumpulan rancangan kegiatan yang saling terkait untuk mengenali kebutuhan konsumen dan mengembangkan, mendistribusikan, mempromosikan, serta menetapkan harga yang tepat dari sebuah produk dan layanan untuk mencapai kepuasan dari konsumen yang bertujuan untuk menghasilkan keuntungan.
Menurut William Al Big yang dimaksud dengan komunikasi adalah suatu proses sosial yang terjadi antara sedikitnya dua orang, dimana salah seorang mengirimkan sejumlah symbol tertentu pada orang lain. Komunikasi terjadi jika kedua pihak sama-sama dapat mengolah dengan baik symbol yang disampaikan.

Mengenali konsumen

Yang dimaksud dengan konsumen menurut L.L Bean Lugas adalah “A customer is the most important person ever ini this office…A customer is not dependent on us, we are dependent on him…..A customer is not an interruption of our work, he is the purpose of it. We are not doig a favor by serving him, he is doing us a favor by giving us opportunity to do so.” (Konsumen adalah orang yang paling penting di perusahaan, dia tidak tergantung kepada kita tapi kitalah yang bergantung padanya. Customer bukan penggangu dalam kinerja kita,melainkan customer itu adalah tujuannya.

Sumber :
Wahyuni, Fitriya. 2011. Marketing Communication. Depok : Litbang Markom

Just give me a reason

Right from the start
You were a thief
You stole my heart
And I your willing victimI let you see the parts of me
That were not all that pretty
And with every touch you fixed them
Now you've been talking in your sleep oh oh
Things you never say to me oh oh
Tell me that you've had enough
Of our love, our love

Just give me a reason
Just a little bit's enough
Just a second we're not broken just bent
And we can learn to love again
It's in the stars
It's been written in the scars on our hearts
We're not broken just bent
And we can learn to love again

I'm sorry I do not understand
Where all of this is coming from
I thought that we were fine(Oh, we had everything)
Your head is running wild again
My dear we still have everythin 
'And it's all in your mind(Yeah but this is happenin ')
You've been havin 'a real bad dreams oh ohYou used to lie so close to me oh oh
There's nothing more than empty sheetsBetween our love, our loveOh our love, our love

Just give me a reason
Just a little bit's enoughJust a second we're not broken just bent
And we can learn to love again
I never stoppedYou're still written in the scars on my heartYou're not broken just bent
And we can learn to love again

Oh tear ducts and rust
I'll fix it for us
We're collecting dust
But our love's enough
You're holding it in
You're pouring a drink
No nothing is as bad as it seems
We'll come clean

Just give me a reason
Just a little bit's enough
Just a second we're not broken just bent
And we can learn to love again
It's in the starsIt's been written in the scars on our hearts
That we're not broken just bent
And we can learn to love again

Just give me a reason
Just a little bit's enough
Just a second we're not broken just bent
And we can learn to love again
It's in the stars
It's been written in the scars on our hearts
That we're not broken just bent
And we can learn to love again
Oh, we can learn to love again
Oh, we can learn to love again
Oh oh, that we're not broken just bent

Sumber :
http://lirik.kapanlagi.com/artis/pink/just_give_me_a_reason_feat_nate_ruess

Rabu, 13 November 2013

Laboratorium Manajemen Menengah

Lab. Manajemen Menengah
Laboratorium Manajemen Menengah merupakan salah satu jajaran Laboratorium Manajemen di lingkungan Universitas Gunadarma, menyelenggarakan praktikum bidang ilmu manajemen tingkat menengah, yang menekankan pada :


  1. Pemecahan masalah-masalah optimasi dalam pengambilan keputusan manajemen.
  2. Mengembangkan keterampilan penggunaan perangkat lunak aplikasi.
Pengelola Lab-MM Program Studi (Jurusan) Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma Jakarta, adalah  sebagai berikut:

Pengelola Lab-MM periode 2007 – sekarang :

Kepala Lab-MM                        : Dr. Muh. Yunanto, SE., MM.
Wakil Kepala Lab-MM               : Hadir Hudiyanto, SE., MMA.
Pengelola Lab-MM periode 2000 – 2007 :

Kepala Lab-MM                         : Dr. Aries Budi Setyawan, SE., MM.
Wakil Kepala Lab-MM                : Hadir Hudiyanto, SE., MMA.
Pengelola Lab-MM  periode 1994 – 2000 :

Kepala Lab-MM                          : Dr. Sri Hermawati, SE., MM.
Dalam organisasi Laboratorium Manajemen Menengah dibantu oleh staff untuk mengurus administrasi dan database. Sedangkan untuk tugas-tugas operasional teknis di laboratorium sehari-hari dilakukan oleh asisten tetap (Laboran), IT-Suport dan supervisor asisten, yang membantu kelancaran dan mengatasi masalah-masalah rutin yang berhubungan dengan hardware maupun software.

sumber :

Bisnis

         Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau  bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa inggris business, dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
         Dalam ekonomi kapitalis, dimana kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibentuk untuk 
         mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan operatordari sebuahbisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka berikan. Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini, misalnya bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Model bisnis seperti ini kontras dengan sistem sosialistik, dimana bisnis besar kebanyakan dimiliki oleh pemerintah, masyarakat umum, atau serikat pekerja.
         Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata "bisnis" sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu, misalnya "bisnis pertelevisian." Penggunaan yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan jasa. Meskipun demikian, definisi "bisnis" yang tepat masih menjadi bahan perdebatan hingga saat ini.

        Sumber :
        http://id.wikipedia.org/wiki/Bisnis

BANK

Bank 
bank adalah sebuah lembaga intermediasi keuangan umumnya didirikan dengan kewenangan untuk menerima
simpanan uang, meminjamkan uang, dan menerbitkan promes atau yang dikenal sebagai banknote. 
Kata bank berasal dari bahasa Italia banca berarti tempat penukaran uang . Sedangkan menurut undang-
undang perbankan bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk 
simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk  dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam 
rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.
  
Industri perbankan telah mengalami perubahan besar dalam beberapa tahun terakhir. Industri ini menjadi 
lebih kompetitif karena deregulasi peraturan. Saat ini, bank memiliki fleksibilitas pada layanan yang mereka 
tawarkan, lokasi tempat mereka beroperasi, dan tarif yang mereka bayar untuk simpanan deposan.

Sumber :