beranda

Minggu, 02 Desember 2012

BAB 5

Kesimpulan


Pengumpulan data merupakan salah satu tahapan penting dalam kegiatan penelitian dan dilakukan setelah peneliti selesai membuat desain penelitian sesuai dengan masalah yang akan diteliti. Pengambilan data primer dalam survei menggunakan kuesioner. Secara teori proses pengambilan data memegang peranan penting dalam menentukan validitas hasil penelitian. Oleh karena itu, dalam teori validitas, hasil riset tidak akan mempunyai validitas tinggi, jika peneliti melakukan kesalahan dalam pengambilan data yang secara tekni disebut data collection error. Kesalahan dalam pengambilan data primer akan berakibat secara langsung dalam hasil analisa yang tidak sesuai dengan masalah yang akan dijawab sehingga hasil studi akan menghasilkan kesimpulan yang salah.
Sebelum kita mengambil suatu keputusan, kadang kita memerlukan beberapa alternative lain. Data sekunder akan bermanfaat dalam memunculkan beberapa alternative lain yang mendukung dalam penyelesaian masalah yang akan diteliti. Dengan semakin banyaknya informasi yang kita dapatkan, maka peneyelesaian masalah akan menjadi jauh lebih mudah.
Data sekunder disamping memberi manfaat dalam membantu mendefinisikan dan mengembangkan masalah, data sekunder juga kadang dapat memunculkan solusi permasalahan yang ada. Tidak jarang persoalan yang akan kita teliti akan mendapatkan jawabannya hanya didasarkan pada data sekunder saja.

jadi pada intinya, hasil penelitian yang saya lakukan adalah

1. ternyata tingkat rasa suatu barang atau makanan bisa mempengaruhi perilaku loyalitas konsumen
2. faktor harga sesorang tentu akan memilih perusahaan atau merk yang menurutnya menyediakan harga yang murah diantara pilihan yang ada
3. faktor kebiasaan sesorang yang telah terbiasa menggunakan suatu merk akan sulit untuk berpindah ke perusahaan atau merk yang lain


sumber :

BAB 4

Deskripsi Data

Penyajian dalam bentuk tabel relatif lebih mudah dan sering digunakan untuk menyajikan variabel penelitian yang akan dideskripsikan. Dalam hal ini, data pada variabel penelitian dirangkum dan disajikan dalam tabel (yang berkomposisi baris dan kolom). Secara teknis, penyajian data dalam bentuk tabel dimaksudkan untuk memudahkan dalam perbandingan data numerik. Meskipun tidak ada aturan standarnya, kolom-kolom pada tabel sebaiknya adalah item yang ingin diperbandingkan. Biasanya, jika dianggap relevan, tabel ditutup dengan jumlah pada kolom dan/atau baris. Hasil pengolahan data yang berupa numerik atau dalam bentuk angka dapat disajikan dalam bentuk tabel frekuensi dan tabel silang.


  Tabel 
Jenis Kelamin
Tingkat Pendidikan
Total
Rendah
Menengah
Tinggi
Laki-laki
75
(60,48%)
35
(28,23%)
14
(11,29%)
74
(100%)
Perempuan
35
(44,87%)
12
(15,39%)
31
(39,74%)
78
(100%)
Total
110
(54,46%)
47
(23,27%)
45
(22,28%)
202
(100%)
Kategori
Frekuensi
Persentase
Laki-laki
125
62,5
Peempuan
75
37,5
Jumlah
200
100




analisis 

ternyata tingkat rasa suatu barang bisa mempengaruhi perilaku kudatangan konsumen, faktor harga sesorang tentu akan memilih perusahaan atau merk yang menurutnya menyediakan harga yang murah diantara pilihan yang ada
faktor kebiasaan sesorang yang telah terbiasa menggunakan suatu merk akan sulit untuk berpindah ke perusahaan atau merk yang lain


sumber :

BAB 3

Metodologi

Data Sekunder (Secindary Data)

Data sekunder merupakan sumber data penelitian yang diperoleh peneliti secara tidak langsung melalui media perantara (diperoleh dan dicatat oleh pihak lain). Data sekunder umumnya berupa bukti, catatan atau laporan historis yang telah tersusun dalam arsip (data dokumenter) yang dipublikasikan dan yang tidak dipublikasikan.
Sebelum proses pencarian data sekunder dilakukan, kita perlu melakukan identifikasi kebutuhan terlebih dahulu. identifikasi dapat dilakukan dengan cara membuat pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut: 1) Apakah kita memerlukan data sekunder dalam menyelesaikan masalah yang akan diteliti? 2) Data sekunder seperti apa yang kita butuhkan? Identifikasi data sekunder yang kita butuhkan akan membantu mempercepat dalam pencarian dan penghematan waktu serta biaya.
Data sekunder dapat dipergunakan untuk hal-hal sebagai berikut:
a.  Pemahaman Masalah:Data sekunder dapat digunakan sebagai sarana pendukung untuk memahami masalah yang akan kita teliti. Sebagai contoh apabila kita akan melakukan penelitian dalam suatu perusahaan, perusahaan menyediakan company profile atau data administratif lainnya yang dapat kita gunakan sebagai pemicu untuk memahami persoalan yang muncul dalam perusahaan tersebut dan yang akan kita gunakan sebagai masalah penelitian.
b. Penjelasan Masalah: Data sekunder bermanfaat sekali untuk memperjelas masalah dan menjadi lebih operasional dalam penelitian karena didasarkan pada data sekunder yang tersedia, kita dapat mengetahui komponen-komponen situasi lingkungan yang mengelilinginya. Hal ini akan menjadi lebih mudah bagi peneliti untuk memahami persoalan yang akan diteliti, khususnya mendapatkan pengertian yang lebih baik mengenai pengalaman-pengalaman yang mirip dengan persoalan yang akan diteliti
c.   Formulasi Alternative-Alternative Penyelesaian Masalah yang Layak
Sebelum kita mengambil suatu keputusan, kadang kita memerlukan beberapa alternative lain. Data sekunder akan bermanfaat dalam memunculkan beberapa alternative lain yang mendukung dalam penyelesaian masalah yang akan diteliti. Dengan semakin banyaknya informasi yang kita dapatkan, maka peneyelesaian masalah akan menjadi jauh lebih mudah.
d.  Solusi Masalah: Data sekunder disamping memberi manfaat dalam membantu mendefinisikan dan mengembangkan masalah, data sekunder juga kadang dapat memunculkan solusi permasalahan yang ada. Tidak jarang persoalan yang akan kita teliti akan mendapatkan jawabannya hanya didasarkan pada data sekunder saja.

Data Primer (Primary Data)

Data primer merupakan sumber data yang diperoleh langsung dari sumber asli (tidak melalui media perantara). Data primer dapat berupa opini subjek (orang) secara individual atau kelompok, hasil observasi terhadap suatu benda (fisik), kejadian atau kegiatan, dan hasil pengujian. Metode yang digunakan untuk mendapatkan data primer yaitu : (1) metode survei dan (2) metode observasi.
Metode Survei (Survey Methods)
  • Metode survei merupakan metode pengumpulan data primer yang menggunakan pertanyaan lisan dan tertulis.
  • Metode ini memerlukan adanya kontak atau hubungan antara peneliti dengan subjek (responden) penelitian untuk memperoleh data yang diperlukan.
  • Data yang diperoleh sebagian besar merupakan data deskriptif, akan tatapi pengumpulan data dapat dirancang untuk menjelesakan sebab akibat atau mengungkapkan ide-ide.
  • Umumnya digunakan untuk mengumpulkan data yang sama dari banyak subjek.
  • Teknik yang digunakan adalah (1) wawancara, dan (2) kuesioner.
Wawancara (Interview)
  • Wawancara merupakan teknik pengumpulan data dalam metode survei yang menggunakan pertanyaan secara lisan kepada responden atau subjek penelitian.
  • Teknik wawancara dilakukan jika peneliti memerlukan komunikasi atau hubungan dengan responden.
  • Data yang dikumpulkan umumnya berupa masalah tertentu yang bersifat kompleks, sensitif atau kontroversial, sehingga kemungkinan jika dilakukan dengan kuesioner akan kurang memperoleh tanggapan responden.
  • Teknik ini terutama untuk responden yang tidak dapat membaca-menulis atau sejenis pertanyaan yang memerlukan penjelasan dari pewawancara atau memerlukan penerjemahan.
  • Teknik wawancara dapat dilakukan dengan (1) melalui tatap muka dan (2) melalui telepon.

data jurnal 

Jurnal 1

 Dalam era globalisasi persaingan bisnis sangat tajam, baik di pasaran domestik maupun internasional. Banyaknya persaingan bisnis yang sama menjadi perhatian khusus bagi sang pemilik usaha, salah satu contohnya adalah warung makan sederhana mbak Sum. Karena sang pemilik ingin agar usaha warung sederhananya bertahan lama sehingga pemilik berusaha mencari solusi untuk mewujudkan impianya.

            Hal utama yang biasa diperhatikan dan diprioritaskan adalah dengan membuat strategi pemasaran yang disesuaikan dengan bauran pemasaran (Marketing Mix). Jika pelanggan terpuaskan maka mereka akan berpikir untuk kembali ke rumah makan tersebut di lain kesempatan mungkin dengan kerabat atau koleganya (pembelian ulang / loyalitas). Oleh karena itu sebagai usaha yang bergerak pada usaha rumah makan, maka perusahaan harus memberikan pelayanan yang optimal untuk meningkatkan keloyalitasan konsumen terhadap rumah makan sederhana Mbak Sum

Jurnal 2

Dewasa ini persaingan bisnis sudah semakin ketat. Untuk mempertahankan kelangsungan perusahaan perlu merencanakan strategi pemasarannya. Hal yang paling mendasar dalam strategi pemasaran adalah pemahaman tentang konsep pemasaran, dimana kepuasan konsumen adalah titik pusatnya. Apabilan konsumen puas dengan apa yang konsumen dapatkan, maka konsumen akan menjaga loyalitasnya kepada perusahaan. Jadi untuk dapat bertahan dan mencapai tujuan umum perusahaan yaitu laba, maka perusahaan perlu memperhatikan kualitas produk atau jasanya agar konsumen merasa puas.

              Kepuasan Konsumen adalah suatu kondisi dimana keinginan, harapan dan kebutuhan konsumen dipenuhi. Suatu pelayanan dinilai memuaskan apabila pelayanan tersebut dapat memenuhi kebutuhan dan harapan konsumen. Pengukuran kepuasan konsumen merupakan salah satu elemen penting dalam menyediakan pelayanan yang lebih baik, lebih efisien dan juga lebih efektif. Apabila konsumen merasa tidak puas terhadap suatu pelayanan yang disediakan pleh perusahaan, maka pelayanan tersebut dapat dipastikan tidak efektif dan tidak efisien. Hal ini terutama sangat penting bagi pelayanan publik

Jurnal 3

Untuk melakukan kegiatan sehari-hari tentunya manusia sangat membutuhkan air, mulai dari makan, minum, mandi, dan segala keperluan lain. Khususnya untuk keperluan makan dan minum, masyarakat kini ditawarkan dengan berbagai merek air minum yang memang sangat dibutuhkan mengingat air sumur atau air tanah di kawasan ibukota tidak layak miunm.
Separuh dari tubuh manusia adalah cairan, oleh karena itu jika saja dalam sehari manusia kekurangan cairan maka sistem pencernaan,ginjal hingga otak tidak mampu bekerja secara maksimal.

          Ditengah-tengah kondisi ibukota yang kondisi air tanahnya semakin memprihatinkan, sejak tahun 1973 AQUA konsisten dengan kualitasnya membantu seluruh masyarakat Indonesia untuk lebih sehat.

Di dunia kesehatan, terbukti air mineral yang bersih mampu menyehatkan dibanding minuman rasa. Oleh karena itu produk AQUA harus dikembangkan demi tercapainya masyarakat yang sehat. Kesetiaan pelanggan tidak dapat begitu saja diraih oleh PT. Aqua. Puluhan tahun  berjuang untuk meyakinkan bahwa AQUA adalah yang terbaik



Rabu, 28 November 2012

Tips mendapatkan gold/uang yang banyak di dragon city


Tips dan Trik Lengkap Dragon City - Dragon City adalah sebuah kota yang berada diatas langit yang dihuni oleh beberapa naga yang bisa kita pelihara. Disini kita bisa mengoleksi beberapa macam naga yang menarik. Dari beberapa elemen dasar naga seperti earth, water, fire, plant, electric, ice, metal, dark. Hingga naga tipe Pure. yang sangat langka.
Dragon City 
Lalu kita bisa mengawinkan beberapa naga-naga tersebut sesuka kita, karena disini tidak ada gender diantara naga tersebut. Yang nanti akan menghasilkan spesies naga baru.
Dragon City 
Selain menata kota naga yang indah diatas langit, hal yang paling seru disini adalah kita bisa combat/battle naga yang kita punya dengan naga-naga yg lain yang ada di arena nanti (jika sudah mencapai level tertentu). Selain itu kita juga bisa battle dengan dragon-dragon pemain luar negeri, dan jika kita berhasil memenangkan beberapa pertadingan kita akan mendapatkan hadiah.
Dragon City


Tips mendapatkan gold/uang yang banyak di dragon city :

-kamu beli dulu bangunan yang bernama Recruitment Travern.
Build - Bulindings - Recruitment Travern.
 
-lalu klik. pilih recruit dan cari daftar temanmu yang bermain dragon city.. pilih minimal 3 teman untuk mengisi daftar-daftarnya.
-lalu tunggu sampai temanmu itu accept permintaan job tersebut. Setelah sudah keiisi semua ketiga permintaan job pilih hadiah dragon yang bernama medieval dragon. Karena itu dragon yang paling mahal untuk dijual
-lalu cek di storage kamu, dan jual telur/eggs medieval dragon tersebut, dan kamu akan mendapatkan 200rb gold..!!
jika kamu ingin mendapatkan gold/uang tersebut dengan cepat siapkan saja 3 buah akun facebook baru lalu kamu mainkan dragon city di masing2 fb tersebut. Kemudian kamu tinggal accept sendiri permintaan2 job tersebut dan kamu akan mendapatkan uang dengan cepat!!

fantasy premier league

mau main game seru?
cobain deh http://fantasy.premierleague.com/

Pengaruh Kebudayaan Terhadap Pembelian dan Konsumsi


Pengaruh Kebudayaan Terhadap Pembelian dan Konsumsi

Materi : Perilaku Konsumen
Faktor budaya merupakan suatu yang paling memiliki pengaruh paling luas pada perilaku konsumen. Pengiklan harus mengetahui peranan yang dimainkan oleh budaya, subbudaya dan kelas social pembeli. Budaya adalah penyebab paling mendasar dari keinginan dan perilaku seseorang.
Budaya merupakan kumpulan nilai-nilai dasar, persepsi, keinginan dan perilaku yang dipelajari oleh seorang anggota masyarakat dari keluarga dan lembaga penting lainnya.
Setiap kebudayaan terdiri dari sub-budaya – sub-budaya yang lebih kecil yang memberikan identifikasi dan sosialisasi yang lebih spesifik untuk para anggotanya. Sub-budaya dapat dibedakan menjadi empat jenis: kelompok nasionalisme, kelompok keagamaan, kelompok ras, area geografis. Banyak subbudaya membentuk segmen pasar penting dan pemasar seringkali merancang produk dan program pemasaran yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.
Kelas-kelas sosial adalah masyarakat yang relatif permanen dan bertahan lama dalam suatu masyarakat, yang tersusun secara hierarki dan keanggotaannya mempunyai nilai, minat dan perilaku yang serupa. Kelas sosial bukan ditentukan oleh satu faktor tunggal, seperti pendapatan, tetapi diukur dari kombinasi pendapatan, pekerjaan, pendidikan, kekayaan dan variable lain.
Pengaruh Budaya Yang Tidak Disadari
Dengan adanya kebudayaan, perilaku konsumen mengalami perubahan . Dengan memahami beberapa bentuk budaya dari masyarakat, dapat membantu pemasar dalam memprediksi penerimaan konsumen terhadap suatu produk. Pengaruh budaya dapat mempengaruhi masyarakat secara tidak sadar. Pengaruh budaya sangat alami dan otomatis sehingga pengaruhnya terhadap perilaku sering diterima begitu saja. Ketika kita ditanya kenapa kita melakukan sesuatu, kita akan otomatis menjawab, “ya karena memang sudah seharusnya seperti itu”. Jawaban itu sudah berupa jawaban otomatis yang memperlihatkan pengaruh budaya dalam perilaku kita. Barulah ketika seseorang berhadapan dengan masyarakat yang memiliki budaya, nilai dan kepercayaan yang berbeda dengan mereka, lalu baru menyadari bahwa budaya telah membentuk perilaku seseorang. Kemudian akan muncul apresiasi terhadap budaya yang dimiliki bila seseorang dihadapan dengan budaya yang berbeda.
Misalnya, di budaya yang membiasakan masyarakatnya menggosok gigi dua kali sehari dengan pasta gigi akan merasa bahwa hal itu merupakan kebiasaan yang baik bila dibandingkan dengan budaya yang tidak mengajarkan masyarakatnya menggosok gigi dua kali sehari. Jadi, konsumen melihat diri mereka sendiri dan bereaksi terhadap lingkungan mereka berdasarkan latar belakang kebudayaan yang mereka miliki. Dan, setiap individu akan mempersepsi dunia dengan kacamata budaya mereka sendiri.
Pengaruh Budaya dapat Memuaskan Kebutuhan
Budaya yang ada di masyarakat dapat memuaskan kebutuhan masyarakat. Budaya dalam suatu produk yang memberikan petunjuk, dan pedoman dalam menyelesaikan masalah dengan menyediakan metode “Coba dan buktikan” dalam memuaskan kebutuhan fisiologis, personal dan sosial. Misalnya dengan adanya budaya yang memberikan peraturan dan standar mengenai kapan waktu kita makan, dan apa yang harus dimakan tiap waktu seseorang pada waktu makan. Begitu juga hal yang sama yang akan dilakukan konsumen misalnya sewaktu mengkonsumsi makanan olahan dan suatu obat.
Pengaruh Budaya dapat Dipelajari
Budaya dapat dipelajari sejak seseorang sewaktu masih kecil, yang memungkinkan seseorang mulai mendapat nilai-nilai kepercayaan dankebiasaan dari lingkungan yang kemudian membentuk budaya seseorang. Berbagai macam cara budaya dapat dipelajari. Seperti yang diketahui secara umum yaitu misalnya ketika orang dewasa dan rekannya yang lebih tua mengajari anggota keluarganya yang lebih muda mengenai cara berperilaku.
Ada juga misalnya seorang anak belajar dengan meniru perilaku keluarganya, teman atau pahlawan di televisi. Begitu juga dalam dunia industri, perusahaan periklanan cenderung memilih cara pembelajaran secara informal dengan memberikan model untuk ditiru masyarakat. Misalnya dengan adanya pengulangan iklan akan dapat membuat nilai suatu produk dan pembentukan kepercayaan dalam diri masyarakat. Seperti biasanya iklan sebuah produk akan berupaya mengulang kembali akan iklan suatu produk yang dapat menjadi keuntungan dan kelebihan dari produk itu sendiri.
Iklan itu tidak hanya mampu mempengaruhi persepsi sesaat konsumen mengenai keuntungan dari suatu produk, namun dapat juga memepengaruhi persepsi generasi mendatang mengenai keuntungan yang akan didapat dari suatu kategori produk tertentu.
Pengaruh Budaya yang  Berupa Tradisi
Tradisi adalah aktivitas yang bersifat simbolis yang merupakan serangkaian langkah-langkah (berbagai perilaku) yang muncul dalam rangkaian yang pasti dan terjadi berulang-ulang. Tradisi yang disampaikan selama kehidupan manusia, dari lahir hingga mati.
Hal ini bisa jadi sangat bersifat umum. Hal yang penting dari tradisi ini untuk para pemasar adalah fakta bahwa tradisi cenderung masih berpengaruh terhadap masyarakat yang menganutnya. Misalnya yaitu natal, yang selalu berhubungan dengan pohon cemara. Dan untuk tradisi-tradisi misalnya pernikahan, akan membutuhkan perhiasan-perhiasan sebagai perlengkapan acara tersebut.
Perubahan Nilai Budaya
Budaya juga perlu mengalami perubahan nilai. Ada beberapa aspek dari perlunya perluasan perubahan budaya yaitu :
  1. Budaya merupakan konsep yang meliputi banyak hal atau luas. Hal tersebut termasuk segala sesuatu dari pengaruh proses pemikiran individu dan perilakunya. Ketika budaya tidak menentukan sifat dasar dari frekuensi pada dorongan biologis seperti lapar, hal tersebut berpengaruh jika waktu dan cara dari dorongan ini akan memberi kepuasan.
  2. Budaya adalah hal yang diperoleh. Namun tidak memaksudkan mewarisi respon dan kecenderungan. Bagaimanapun juga, bermula dari perilaku manusia tersebut.
  3. Kerumitan dari masyarakat modern yang merupakan kebenaran budaya yang jarang memberikan ketentuan yang terperinci atas perilaku yang tepat.
Variasi nilai perubahan dalam nilai budaya terhadap pembelian dan konsumsi
Nilai budaya memberikan dampak yang lebih pada perilaku konsumen dimana dalam hal ini dimasukkan kedalam kategori-kategori umum yaitu berupa orientasi nilai-nilai lainnya yaitu merefleksi gambaran masyarakat dari hubungan yang tepat antara individu dan kelompok dalam masyarakat. Hubungan ini mempunyai pengaruh yang utama dalam praktek pemasaran.
Sebagai contoh, jika masyarakat menilai aktifitas kolektif, konsumen akan melihat kearah lain pada pedoman dalam keputusan pembelanjaan dan tidak akan merespon keuntungan pada seruan promosi untuk “menjadi seorang individual”. Dan begitu juga pada budaya yang individualistik. Sifat dasar dari nilai yang terkait ini termasuk individual/kolektif, kaum muda/tua, meluas/batas keluarga, maskulin/feminim, persaingan/kerjasama, dan perbedaan/keseragaman.
sumber :

Senin, 19 November 2012

BAB 2

Teori  


          Perilaku konsumen merupakan suatu aspek penting yang harus diperhatikan dalam memenuhi dan melayani kebutuhan dan keinginan konsumen. Menurut Sumarwan (2003), perilaku konsumen merupakan kegiatan, tindakan, serta proses psikologis yang mendorong tindakan tersebut pada saat sebelum membeli, ketika membeli, menggunakan, menghabiskan produk dan jasa setelah melakukan hal-hal di atas atau kegiatan mengevaluasi. Perilaku konsumen merupakan proses pengambilan keputusan dan aktivitas masing-masing individu yang dilakukan dalam rangka evaluasi, penggunaan atau mengatur barang-barang dan jasa (Nugroho, 2002). Menurut Mangkunegara (2002), perilaku konsumen adalah tindakan-tindakan yang dilakukan oleh individu, kelompok atau organisasi yang berhubungan dengan proses pengambilan keputusan dalam mendapatkan dan menggunakan barang-barang ekonomis yang dapat dipengaruhi lingkungan. olah karena itu pengarang disini akan menganalisis dari tiga jurnal yaitu, "analisis kepuasan dan loyalitas pelanggan pada rumah makan sederhana mbak sum" , " analisis dan loyalitas konsumen terhadap tingkat penjualan dikantin bunga" dan "pengaruh trust in a brand terhadap brand loyality (konsumen air minum aqua di kota denpasar" untuk mengetahui pengaruh tingkat loyalitas terhadap perilaku konsumen indonesia.

Penelitian terdahulu
Jadi kesimpulan sementara dari jurnal-jurnal diatas adalah
·         Pelayanan merupakan faktor yang mempengaruhi keloyalitasan konsumen
·         Harga mempengaruhi loyalitas konsumen
·         Brand mempengaruhi loyalitas konsumen

hipotesis
Secara parsial variabel trust in a brand yang meliputi brand characteristic, company characteristic, dan consumer – brand characteristic berpengaruh signifikan terhadap brand loyalty. Dan faktor harga sesorang tentu akan memilih perusahaan atau merk yang menurutnya menyediakan harga yang murah diantara pilihan yang ada serta ada beberapa kriteria yang menurut palanggan telah memuaskan yaitu:
·             Jam buka pkl 06.00 sampai dengan 21.00 (bersifat empati)
·             Layanan delivery pada menu catering (bersifat empati)
·             Harga yang saat ini ditawarkan (bersifat empati)
·             Panyajian makanan yang sesuai dengan pesanan (bersifat daya tanggap)

refrensi :